MADIUN, KABARPLUS – Tes covid-19 cukup tiup-tiup dan nggak disogok? Ya pakai GeNose C19. Sebuah perangkat temuan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Tes ini bisa ditemui di puuhan stasiun kereta api sebab memang digunakan untuk mendeteksi para calon penumpang yang akan menumpang moda transportasi massal ini.

Nah, untuk dapat melakukan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun, calon penumpang harus memiliki tiket atau kode booking KA Jarak Jauh yang sudah lunas, serta tidak boleh merokok, makan, minum (kecuali air putih) selama 30 menit sebelum melaksanakan tes. Demikian dikatakan Manager Humas Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko, Jumat (19/8/2021)

Mulai Besok, Tarif Pemeriksaan GeNose C19 Naik Jadi Rp30 Ribu

Untuk menggunakan KA Jarak Jauh pelanggan diharuskan menunjukkan surat keterangan negatif GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan. Khusus untuk keberangkatan pada hari libur keagamaan dan libur panjang diwajibkan menunjukkan surat keterangan negatif screening Covid-19 yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

“Sejak awal hadirnya layanan pemeriksaan GeNose C19 dalam rangka screening Covid-19 pada moda transportasi kereta api berjalan dengan lancar. Kami juga mengimbau kepada pelanggan untuk mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan untuk memutus penyebaran Covid-19 di moda transportasi kereta api,” kata Ixfan.

Di mana sajakan stasiun yang melayani tes covid-19 dengan GeNose? Berikut adalah daftarnya : Stasiun Bekasi, Kiaracondong, Cirebon Prujakan, Tegal, Kutoarjo, Lempuyangan, Semarang Poncol, Jombang, Sidoarjo. Madiun Stasiun Jombang, Pasar Senen, Gambir, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Purwokerto, Yogyakarta, Solo Balapan, Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, Malang, Jember, dan Ketapang.  (KP001/foto:ugm.ac.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *