PONOROGO, KABARPLUS – Kalau pemerintah menargetkan tingkat kehadiran alias partisipasi pemilih pada pilkada serentak 9 Desember 2020 ini sebesar 70%-80%, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang satu ini, panitianya berani menjamin partisipasinya mencapai 100%.
TPS ini berada di Kelurahan Banyudono, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo. Tepatnya TPS 08 yang berada di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ponorogo di Jalan HOS Cokroaminoto. Di TPS ini tercatat ada 115 warga Ponorogo yang berhak memilih. Namun bila ditambah petugas yang herus berjaga dan menjadi KPPS, maka akan ada 129 pemilih yang akan menyalurkan hak pilihnya.
“Di rutan ini ada 260 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Dari jumlah itu, hanya ada 115 yang merupakan warga Ponorogo yang hak memilihnya berlaku (masuk dalam DPT TPS 08 Banyudono). Karena mereka warga binaan, maka pada hari pencoblosan, tentu mereka ada di sini, tidak ada yang ke sawah, ke pasar atau kegiatan lain di luar rutan. Maka saya pastikan tingkat kehadiran di TPS ini pada besok hari H ya 100%,” ungkap Kasi Pelayanan/Tata Usaha Rutan Ponorogo yang juga Ketua KPPS TPS 08 Banyudono, Sucipto, Selasa (8/12/2020).
Akan tetapi, dengan perkiraan partisipasi yang mencapai 100% ini, hampir pasti TPS ini akan kekurangan surat suara . Sebab, dengan jumlah pemilih yang ada pada hari tersebut akan melebihi jumlah surat suara yang ada.
“Karena ada 115 pemilih dalam DPT, maka surat suara yang kami terima hanya 115ditambah cadangan 2,5% atau tiga lembar. Totalnya hanya 118 lembar. Padahal dengan KPPS dan petugas rutan. Kebutuhannya ada 129 lembar surat suara,” terang Sucipto.
Setelah berkordinasi dengan KPU dan PPK setempat, maka untuk kekurangan surat suara ini akan diatasi dengan memanfaatkan keberadaan TPS 07 Kelurahan Banyudono yang bertetangga dengan TPS 08 ini. Petugas dan WBP dari TPS 08 ada yang dialihkan lokasi mencoblosannya ke TPS 07. Sejumlah formulir A5 atau pindah lokasi mencoblos sudah diserahkan ke TPS 07.
“Tapi nanti bukan WBP dan petugas yang keluar (ke TPS 07). Melainkan aka nada petugas dari TPS 07 yang akan mendatangi rutan agar pemilih yang memakai (formulir) A5 bisa mencoblos. Mereka akan datang lengkap, mulai dari surat suara, kotak suara, termasuk petugasnya,” kata Sucipto
Terkait disiplin protokol kesehatan, Sucipto mengaku akan sangat ketat. “Kita tidak bagi menurut jam. Kita akan panggil lima orang demi lima orang sampai selesai. Dan itu saya yakin selesai. Dan saya yakin tingkat kehadiran di TPS ini akan 100% sebab tidak ada yang ke sawah, ke pasar atau melakukan aktifitas lainnya,” pungkas Sucipto. (kp001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *