Spread the love

MADIUN | KABARPLUS – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun kembali melakukan perbaikan geometri jalur di berbagai titik strategis, termasuk di perlintasan sebidang yang memiliki mobilitas kendaraan tinggi. Hal ini sebagai upaya untuk memperkuat standar keselamatan perjalanan kereta api.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, dalam keterangannya di Madiun, Kamis (3/3/2026), menegaskan bahwa perusahaan terus memastikan operasional kereta api tetap aman, nyaman, dan tepat waktu.

epanjang periode 2025, KAI Daop 7 Madiun telah melakukan perbaikan geometri di 98 titik perlintasan yang tersebar di wilayah kerja Daop 7

“Perlintasan sebidang adalah titik pertemuan krusial antara jalur KA dan jalan raya. Perawatan geometri secara rutin oleh tim Jalan Rel dan Jembatan sangat penting untuk menjaga stabilitas lintasan serta meminimalkan risiko gangguan perjalanan,” ujar Tohari

Salah satu titik utama yang menjadi fokus pengerjaan adalah JPL No. 15, yang berlokasi di Jalan Raya Maospati-Ngawi, Desa Keras, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Perbaikan di titik ini sangat vital mengingat cukup padatnya arus lalu lintas kendaraan yang melintasi perlintasan tersebut.

Program peningkatan kualitas jalur ini tidak hanya dilakukan di Ngawi. Sepanjang periode 2025, KAI Daop 7 Madiun telah melakukan perbaikan geometri di 98 titik perlintasan yang tersebar di wilayah kerja Daop 7, meliputi Kabupaten: Jombang, Nganjuk, Madiun, Magetan, Ngawi, Kediri, Tulungagung, dan Blitar dan Kota: Madiun, Kediri, dan Blitar. Adapun program perbaikan geometri di Tahun 2026 akan dilaksanakan di 92 titik JPL. (arb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *