Sudut bangunan dan pagar SD Mangunrejo yang segera selesai pembangunan talud penahannya. DPUPR Magetan menerjunkan anggaran agar bangunan tidak tergerus air sawah dan hujan yang mengalir di bawahnya. (foto:rif)
Spread the love

MAGETAN | KABARPLUS – Bangunan SD Negeri Mangunrejo, Magetan, memang belum ambruk. Namun karena terancam ambruk akibat gerusan air di dekatnya, Pemkab Magetan pun turun tangan dan menerjunkan anggaran hingga Rp197,3 juta.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Magetan, Muhtar Wahid, melalui Kabid Bina Marganya, Hariyanto, Senin (15/12/2025) mengatakan, pihaknya segera membangunan talud penahan guna mengantisipasi abrasi yang diperkirakan menggerus tembok dan bahu jalan.

“Tujuan yang utama agar tidak terjadi abrasi. Kita berjaga-jaga agar tidak terjadi longsor yang sangat mungkin mengakibatkan bangunannya (SD Mangunrejo) roboh, ambruk,” ungkap Hariyanto.

Dijelaskannya, posisi kontruksi pagar SD Mangunrejo memang berada di persimpangan jakan dan agak curam. Tepat di bawah tembok pagar terdapat aliran air dari persawahan yang alirannya makin besar saat terjadi hujan. Sementara itu, saat ini ukuran saluran air di sekitar lokasi terlalu kecil dan dangkal. Karenanya, saat ini sedang dibuatkan talug dan saluran baru agar air bisa mengalir pada bagian mestinya.

“Kita buatkan saluran baru di bawah pagar. Ini agar aliran air dari persawahan ataupun air hujan tidak langsung mengikis dinding,” tutur Hariyanto.

Pengerjaan talud dan saluran tersebut sedang dikerjakan oleh CV Berkah Kusumo dengan pagu Rp.197,3 juta dengan tanggal kontrak 28 November 2025.

“Harapan kami, apa yang dilakukan Dinas PUPR Magetan bisa memberikan manfaat bagi warga setempat. Tentunya aliran air bisa lancar dan tidak meluber ke jalan. Dengan begitu tembok pagar SD dan banguannya bisa lebih awet,” tutup Hariyanto. (rif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *