Situasi terapi salah satu pasien di RSUD Caruban. (foto : ist)
Spread the love

MADIUN | KABARPLUS – RSUD Caruban mengimbau kepada setiap orang tua atau pengasuh anak untuk memberikan perhatian pada perkembangan buah hatinya, khususnya pada anaknya yang mengalami gangguan Speech Delay atau perkembangan yang menyebabkan anak terlambat berbicara.

Kepala Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Caruban, dr. A. Rakhman, Sp.KFR menyampaikan, bagi anak-anak yang terlambat dalam berbicara untuk sesegera mungkin melakukan terapi wicara agar bisa mengejar ketertinggalan. Dalam hal ini bisa diketahui apakah anak tersebut normal atau justru menyandang tuna rungu setelah dilihat dari gejala-gejala yang dialami anak tersebut.

“Untuk anak-anak dalam menjalani sekali terapi membutuhkan waktu 30 hingga 40 menit dan untuk dewasa membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam. Diharapkan kepada orang tua agar memperhatikan dan mengenali anaknya lebih awal sehingga penanganan lebih cepat dilakukan dan semakin cepat mengejar ketertinggalan.” ujar dr. A. Rakhman, Sp.KFR, Rabu (19/3/2025)

Oleh karena itu, dr. A. Rakhman, Sp.KFR berharap masyarakat yang memiliki anak ataupun anggota keluarga yang membutuhkan pelayanan terapi wicara dapat berkunjung ke RSUD Caruban Kabupaten Madiun pada jam pelayanan. “Kami berharap masyarakat Madiun dapat memanfaatkan fasilitas layanan ini dengan baik,”ujarnya.

Direktur RSUD Caruban, drg. Farid Amirudin, M.Kes menyatakan, Unit Layanan Tumbuh Kembang RSUD Caruban Kabupaten Madiun merupakan unit layanan yang melayani anak-anak dengan gangguan tumbuh kembang meliputi gangguan sensoris, motorik kasar dan motorik halus, gangguan bahasa dan bicara, gangguan perilaku, dan lain sebagainya dimana dapat dilayani melalui Instalasi Rehabilitasi Medik khususnya pada unit layanan tumbuh kembang anak di RSUD Caruban Kabupaten Madiun.

“Layanan terapi wicara ini juga didukung dengan media terapi seperti ruang snoezellen, sensori integrasi, mainan edukasi, dan alat terapi bicara. Selain itu tenaga yang dimiliki merupakan tenaga yang berkompeten di bidangnya yaitu tenaga fisioterapi dan terapi wicara. Tenaga terapi wicara adalah tenaga profesi kesehatan yang melayani seseorang yang mengalami gangguan berbicara atau berkomunikasi dari anak-anak hingga dewasa,” ujar drg.Farid Amirudin,M.Kes.

Dijelaskannya, terapi wicara bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa, artikulasi, suara, kelancaran sehingga mengoptimalkan komunikasi seseorang. Terapi wicara juga mengatasi gangguan menelan seperti pada penderita stroke dan anak cerebral palsy.

“Guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan terapi wicara, RSUD Caruban Kabupaten Madiun telah menyediakan unit pelayanan tersebut dengan harapan dapat membantu mengatasi persoalan anak yang mengalami Speech Delay,” pungkasnya. (arb/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *