BPBD Kabupaten Madiun dan kepolisian setempat masih melakuan pencarian terhadap korban Wahyudiono. (foto (arb)
Spread the love

MADIUN | KABARPLUS – Sebuah rumah di Madiun ambrol terseret arus banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat. Bahkan penghuninya turut terseret arus banjir dan hilang di sungai. Hingga Sabtu (15/3/2025) malam, korban belum ditemukan.

Hujan deras tersebut terjadi sejak siang hari. Akibatnya, di Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun, air sungai meluap dan membuat rumah milik salah satu warga ambrol dan salah satu penghuni rumahnya ikut hanyut ke sungai.

Kejadian berawal saat hujan deras di Desa/Kecamatan Dagangan tersebut menyebabkan air sungai meluap dan plengsengan sungai Brangkal Desa Dagangan ambrol diterjang air pada sekitar pukul 18.15 WIB, sehabis sholat magrib.

Rumah Wahyudiono yang ambrol diterjang banjir. (foto : arb)

Rumah yang ambrol adalah milik Wahyudiono (76) . Rumah di sekitar sungai ini tidak mampu menahan arus air dan akhirnya terseret sampai ambrol ke sungai. Pemilik rumah juga hilang terbawa arus.

Sejumlah warga menyatakan, saat solat magrib pondasi rumah ambrol material hanyut beserta salah satu penghuninya.

Hingga berita ini diturunkan sejumlah petugas dari kepolisian setempat dan petugas BPBD Kabupaten Madiun serta dibantu warga setempat terus melakukan penyisiran di sungai guna pencarian korban.

“Kejadian pas magrib atau buka puasa tadi. Petugas dibantu warga setempat masih terus melakukan pencarian. Jika sampai malam ini belum diketemukan akan dilanjutkan pencarian pada esok pagi,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Madiun Boby. (arb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *