KABARPLUS | PONOROGO – Kapolda Jawa Timur Irjen Polisi Nico Afinta akan bersinergi dengan para kepala daerah dan pemerintah daerah di seluruh Jawa Timur untuk membantu dan mendampingi anak-anak yatim dan yatim piatu yang orang tuanya meninggal akibat covid-19.

Bantuan dan penmpingan tersebut dibalut dalam kegiatan bernama Program Orang Tua Asuh Untuk Anak Korban Covid-19. Kegiatan ini telah dilaksanakan sejak beberapa waktu lalu.

“Program ini (Program Orang Tua Asuh Untuk Anak Korban Covid-19) akan terus kami komunikasikan dengan para kepala daerah di Jawa Timur ini,” ungkap Irjenpol Nico usai menyerahkan santunan dan beasiswa kepada kepada anak-anak yatim korban covid-19 yang berbarengan dengan peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-66 oleh Polda Jatim di Halaman Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo, Jumat (17/9/2021).

Dikatakannya, sinergi itu antara lain adalah upaya untu bekerja sama dengan dari Dinas Sosial di Pemkab dan Pemkot se-Jawa Timur untuk bisa melakukan pendataan terhadap anak-anak yang menjadi yatim dan yatim piatu akibat covid-19. Setelah itu bisa dilakukan pengecekan dan dicarikan orang tua asuh bagi anak-anak tersebut. Sebisa mungkin orang tua asuh tersebut berasal dari masyarakat sekitar. Dengan demikian, tumbh kembang anak-anak tersebut bisa diperhatikan dan diikuti dari hari-ke hari secara terus menerus.

Dijelaskannya, program ini bukan sekadar memberikan beasiswa dan santunan. Lebih dari itu, program orang tua asuh ini merupakan sebuah pendampingan. Sebab, lanjutnya, program ini menekankan pada masa depan anak.

“Sehingga dengan ditunjuknya dan diangkat sebagai orang tua asuh, baik dari jajaran Polri, TNI maupun Pemda, maka bersama-sama kita akan mendampingi anak-anak ini agar bisa meraih masa depannya dengan baik,” ulasnya.

Irjenpol Nico mengatakan, saat ini sudah 7.044 anak yatim yang masuk dalam program orang tua asuh ini. Sebanyak 2.003 di antaranya sudah diberikan vaksinasi covid-19 karena telah berusia lebih dari 12 tahun.

Sementara itu, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyatakan siap untuk melakukan sinergi terkait hal ini. Di Ponorogo sendiri terdapat program ‘Saudaraku Aku Di Sisimu’ yang sedang dipersiapkan sebagai sebuah program pengentasan kemiskinan, peningkatan taraf pendidikan dan menaikkan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Meksi begitu, ia mengajak semua pihak, baik pemerintah maupun non-pemerintah, untuk bisa bergotong-royong dan turut mengatasi kondisi yang terjadi. “Tadi kan sudah diangkat sama pak Kapolda (Jatim, Irjenpol Nico) maka nantinya kita juga akan ikut mencarikan solusi hidupnya, kita ampu kebutuhan hidupnya. Tidak hanya pemerintah, hl ini adalah tanggung jawab kita bersama,” kata Sugiri (KP001).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *