KABARPLUS | MADIUN – Pemkab Madiun mempercepat pembangunan Rumah Sakit Lapangan Covid-19 di delapan puskesmas di wilayahnya. Fasilitas kesehatan tingkat pertama itu bakal diubah menjadi RS khusus pasien covid-19. Sejumlah infrastruktur dan SDM mulai disiapkan untuk melayani pasien covid- 19 yang terus membludak.

Tingginya peningkatan kasus covid-19 membuat tiga RS rujukan covid-19 di Kabupaten Madiun penuh. Ketiga rumah sakit adalah RSUD Dolopo, RSUD Caruban dan RS Joglo di Dungus. Akibatnya, mau tidak ma, Pemkab Madiun harus menyulap delapan puskesmas menjadi RS Lapangan. Seperti Puskesmas Dagangan yang kini mulai diubah menjadi RS Lapangan khusus penanganan pasien covid-19.

“Sejauh ini proses pengerjaan fisik untuk kelengkapan kebutuhan penanganan pasien covid-19 sudah mulai dilakukan. Dalam seminggu ini, infrastruktur beserta peralatannya siap difungsikan,” ungkap Agung Pandu Wiyantoro, Dokter Poli di Puskesmas Dagangan, Jumat (23/7/2021)

baca juga : RS Lapangan Covid-19 Hanya Untuk Yang Bergejala Sedang

Meski begitu, karena minim tenaga dan perlengkapan pelindung tenaga medis, sebelum resmi digunakan pihaknya akan meminta tambahan APD untuk menjamin keterlindungan tenaga medis lengkap. Ia juga akan melakukan simulasi terlebih dulu sebelum beroperasi.

Sesuai rencana, Puskesmas Dagangan mampu menampung sebanyak 34 pasien covid-19. Ini termasuk pasien terkonfirm yang akan melahirkan. Diharapkan, adanya RS Lapangan ini mampu mengurangi lonjakan pasien di RS-RS yang kini tengah kewalahan menangani penambahan orang yang harus dirawat. (KP007)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *