MADIUN, KABARPLUS – Penutupan total atau Lockdown untuk Pasar Sayur Caruban, Madiun, hanya akan diberlakukan selama satu hari, yaitu pada Sabtu (6/2/2021). Keputusan semula yang berupa penutupan selama 6 hari akibat 118 pedagang yang reaktif saat rapid test massal telah dianulir.

Keputusan ini diambil Pemerintah Kabupaten setelah rapat koordinasi yang dilakukan secara maraton Tim Gugus Tugas Covid-19 Jumat (5/2/2021) malam. “Hasilnya, penutupan pasar sayur Mejayan-Caruban dilakukan sehari dan tidak jadi 6 hari lamanya,” ujar Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, Indra Setiawan.

Penutupan pasar selama satu hari untuk dilakukan agar petugas bisa melakukan penyemprotan disinfektan. “Kita akan melakukan penyemprotan disinfektan agar semuanya aman dan steril,” ucap Indra.

Indra menyatakan, kepada para pedagang yang hasil rapid test-nya reaktif Pemkab Madiun meminta agar mereka bisa melakukan isolasi mandiri lebih dulu. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya penularan bila kemudian ternyata mereka telah benar-benar terpapar virus corona. Selain itu, dengan melakukan isolasi mandiri, kondisi para pedagang dan lingkungannya juga bisa aman dan tenang.

“Kami meminta kepada semua pedagang sayur untuk menjalankan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran covid-19 secara ketat. Bagi pedagang yang saat ini dinyatakan reaktif, untuk sementara waktu isoman dulu, agar semuanya aman dan tenang,” ujarnya.

Menurut Indra, Pemerintah Kabupaten Madiun saat ini sangat serius dalam menangani persoalan covid-19 ini. Oleh sebab itu, prokes selalu diperketat namun di sisi lain perekonomian tetap jalan terus.

”Keduanya harus terus berjalan,”tandasnya.

Baca juga : 118 Pedagang Dinyatakan Reaktif, Pasar Sayur Caruban ‘Dilockdown’

Perlu diketahui, sebanyak 118 pedagang  pasar sayur yang berada di Kelurahan Bangunsari Kecamatan Mejayan-Caruban Kabupaten Madiun dinyatakan reaktif saat menjalani rapid test massal. Tes tersbut dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Pemkab Madiun secara mendadak. Tes yang sama telah dilakukan di tiga pasar lain di Kabupaten Madiun. Dan hanya di Pasar Sayur Caruban temuan jumlah warga reaktifnya mengejutkan.

Atas temuan ini, muncul rekomendasi dan keputusan untuk melakukan penutupan pasar sayur selama 6 hari. Namun setelah digelar rapat koordinasi dengan tim gugus covid, diputuskan jika penutupan Pasar Sayur Caruban hanya sehari. (KP006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *