MADIUN, KABARPLUS – Pemerintah Kota Madiun mengeluarkan kebijakan tegas terkait kegiatan yang harus dipatuhi masyarakat. Hal ini menyusul kasus covid-19 yang semakin hari semakin meningkat. Bahkan belum ada tanda-tanda adanya penurunan.

Kebijakan tersebut ada lima poin yang dikeluarkan pemkot. Pertama, masyarakat diminta meningkatkan disiplin protokol kesehatan demi memutus rantai penyebaran covid-19 dengan 3M. Yakni memakai masker dengan benar, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir.

Kedua, larangan menggunakan hiburan live music pada acara hajatan dan sejenisnya. Ketiga, kegiatan hajatan tidak boleh menggunakan hidangan prasmanan dan hanya boleh take away serta tamu dari luar kota wajib menunjukkan surat rapid tes antibodi atau antigen/swab tes dengan hasil negatif covid-19.

Keempat, jam operasional tempat hiburan malam (THM), PKL, Restoran, rumah makan dan sejenisnya tutup paling lambat pukul 22.00 WIB. “Kelima mengoptimalkan tugas pada Satuan Tugas Penanganan Covid-19, tingkat kecamatan dan kelurahan,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun, Rusdiyanto, Sabtu (9/1/2021).

Dijelaskannya, kebijakan tersebut berdasarkan Surat Edaran Walikota Madiun No. 443.32 /24/401.012/2021 tentang Antisipasi Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tertanggal 5 Januari 2021.

“Sesuai SE Walikota, kaitannya dengan hajatan, kegiatan masyarakat, kegiatan malam hari juga kita lakukan pemantauan,” ungkap Rusdiyanto. (KP006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *