PONOROGO, KABARPLUS – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang diujicobakan di sejumlah SMP dan SD di Ponorogo sejak beberapa pekan lalu dihentikan. Hal ini mengingat kasus positif covid-19 yang naik tajam akhir-akhir ini.

Penghentian kegiatan sekolah normal dalam kondisi new normal ini diumumkan Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo Endang Retno Wulandari melalui aplikasi perpesanan kepada kabarplus.com, Senin (30/11/2020) petang.

Dikatakannya, pada Senin pagi telah dilaksanakan rapat koordinasi antara Sekretaris Dinas Pendidikan; kepala dan staf Bidang SD; kepala dan staf Bidang SMP, Koorwas SD, SMP dan Ketua K3S, Ketua MKKS, di kantor Dinas Pendidikan Ponorogo. Pertemuan tersebut membahas peningkatan kasus covid-19 di Kabupaten Ponorogo.

“Sambil menunggu surat resmi dengan ini kami sampaikan bahwa semua SD dan SMP, baik negeri maupun swasta yang akan dan sudah melaksanakan PTM (Pembalajaran Tatap Muka), mulai Selasa, 1 Desember 2020 untuk dihentikan sementara waktu sampai batas yang tidak ditentukan,” ungkap Retno.

Diputuskan pula bahwa, kegiatan simulasi Ujian Berbasis Komputer Daring (UBKD) untuk jenjang SD dan SMP tetap berjalan sesuai jadwal. Kemudian Penilaian Akhir Semester (PAS) dilaksanakan secara daring/ luring sesuai jadwal yang ditetapkan dan dikerjakan secara jujur, mandiri serta tidak berkelompok.

“Apabila ada perubahan dan tambahan informasi akan disampaikan menyusul,” kata Retno.

Dikatakannya, ia telah menyampaikan pesan berisi pengumumam penghentian sementara PTM ini kepada para pengawas sekolah dan para koordinator wilayah kecamatan.

Selama sepekan lalu, jumlah kasus baru di Ponorogo mencapai 68 pasien, 6 di antaranya meninggal. Dikabarkan, salah satu pasien adalah seorang siswa SMA yang tertular dari ibunya yang sudah dinyatakan positif beberapa waktu sebelumnya. (kp001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *