PONOROGO – KABARPLUS – Kasus covid-19 di Ponorogo terus meningkat secara drastis. Meski begitu ada pula yang sembuh. Dan yang memprihatinkan, ada pula yang meninggal akibat covid-19 ini.

Demikian pernyataan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo dalam siaran persnya tentang perkembangan covid-19 dengan data per hari Senin (23/11/2020),

“Alhamdulillah, ada 4 orang pasien dinyatakan sembuh, yaitu berturut-turut pasien nomor 551, 552, 553, dan 555. Sementara itu, juga ada 8 tambahan kasus konfirm baru,” ujarnya Selasa (24/11/2020).

“Innalillahi waa innailaihi rojiun. Selain ada yang semuh dan positif, ada 1 orang pasien konfirm covid-19 dari wilayah Kecamatan Kota yang dirawat di RS Siloam Surabaya, pada Minggu (22/11/2020) dinyatakan meninggal dunia,” jelasnya.

Sehingga, lanjutnya, pada 22 November 2020 ada 2 orang pasien konfirm Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia setelah beberapa hari menjalani perawatan di RS.

“Semoga keduanya meninggal dengan husnul khotimah dan keluarga yang di tinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan,” pungkasnya. (kp001)

 

Data kasus covid-19 Ponorogo per 23 November 2021

TOTAL KASUS = 601 (penambahan 8)

SEMBUH = 532(88,52%/penambahan 4)

MENINGGAL = 23(3,83%/penambahan 2)

ISOLASI = 46 (7,65%)

 

Keterangan 8 orang pasien baru per 23 November 2020

  • 2 orang dari Wilayah Kec. Sawoo.

Merupakan pasien dengan swab tes mandiri untuk keperluan pekerjaan di luar kota dan hasilnya dinyatakan konfirm covid-19.

  • 1 orang dari Wilayah Kec. Mlarak.

Merupakan pasien rawat inap dengan suspec covid-19 di RS Aisyah Ponorogo. Setelah dilakukan pengambilan swab untuk pemeriksaan PCR hasilnya dinyatakan konfirm covid-19.

  • 2 orang pasien dari Wilayah Kec. Sambit dan Sawoo.

Merupakan pasien hasil dari rapid tes reaktif untuk keperluan pekerjaan. Setelah dilakukan pengambilan swab untuk pemeriksaan PCR hasilnya dinyatakan konfirm covid-19.

  • 1 orang dari Wilayah Kec. Bungkal.

Merupakan pasien hasil rapid tes reaktif sebagai persyaratan kursus keluar kota. Setelah dilakukan pengambilan swab untuk pemeriksaan PCR hasilnya dinyatakan konfirm covid-19.

  • 1 orang dari Wilayah Kec. Babadan.

Merupakan pasien Suspec Covid-19 yang dirujuk ke RS Unair Surabaya. Setelah dilakukan pengambilan swab untuk pemeriksaan PCR hasilnya dinyatakan konfirm covid-19.

  • 1 orang dari Wilayah Kec. Mlarak.

Merupakan pasien suspec yang dirawat di RSAL Surabaya dengan Comorbid kanker paru dan akhirnya meninggal dunia. Sebelumnya sempat dilakukan pengambilan swab untuk Pemeriksaan PCR dan hasilnya dinyatakan konfirm covid-19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *