Masuk Zona Oranye, Pembelajaran Tatap Muka di Ponorogo Akan Dievaluasi

Sekda Kabupaten Ponorogo Agus Pramono (foto : istimewa)

KABARPLUS – Uji coba model pembelajaran tatap muka di masa pandemi pada sekolah tingkat SMA di Ponorogo akan dievaluasi. Hal ini menyusul perubahan status Kabupaten Ponorogo dari zona kuning menjadi zona oranye covid-19 akibat peningkatan jumlah kasus baru covid-19 yang cukup drastis.

Hal ini diutarakan Ketua Harian Satgas Penanggulangan Covid-19 Ponorogo yang juga Sekda Kabupaten Ponorogo Agus Pramono, Selasa (8/9/2020). “Untuk uji coba (pembelajaran tatap muka) akan kita evaluasi. Kita akan konsentrasi untuk berkordinasi dengan Dinas Pendidikan Jawa Timur Cabang Ponorogo, apakah pembelajaran tatap muka yang sudah dilaksanakan ada masalah atau tidak,” kata Agus.

Agus berharap, pelaksanaan tatap muka yang sudah dimulai sejak 19 Agustus lalu tidak bermasalah meski Ponorogo masuk zona oranye sejak 30 Agustus lalu. Dengan begitu, pembelajaran tatap muka bisa dilanjutkan. “Kalau ada masalah ya kita pending (tunda) lagi,” ujar  Agus.

Sedangkan untuk pengajuan dari beberapa sekolah setingkat SMP dan SD untuk pembelajaran tatap muka, menurutnya masih dalam tahap evaluasi dan pertimbangan. Sejumlah pihak masih dimintai pertimbangan soal biasa atau tidaknya pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah yang mengajukan tersebut dilakukan.

Pekan lalu, terjadi penambahan kasus baru positif covid-19 di Ponorogo sebanyak 31 pasien dan awal pekan ini bertambah 2 kasus baru. Akumulatif, jumlah pasien covid-19 di Ponorogo per Senin (7/9/2020) mencapai 294 orang. Jumlah pasien sembuh mencapai 244 orang, menjalani isolasi 41 orang dan yang meninggal sebanyak 9 orang. (kp001)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *