MADIUN | KABARPLUS – Kecelakaan maut yang melibatkan sebuah truk boks dan bus antar kota antar provinsi (AKAP) terjadi di ruas Jalan Nasional Madiun–Surabaya, tepatnya di Desa Purwosari, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Selasa (7/4/2026) siang. Insiden ini mengakibatkan sopir truk boks meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB tersebut melibatkan truk boks bernomor polisi AE 9588 NK yang dikemudikan oleh Kendista Nur Yusuf Putra (21), warga Magetan, dan bus Sumber Selamat bernopol W 7202 UP yang sedang berhenti di bahu jalan. Berdasarkan keterangan saksi, bus Sumber Selamat yang dikemudikan Yoga Fransisko tersebut sudah terparkir di tepi jalan sejak pukul 07.00 WIB karena mengalami kerusakan mesin.
Saat kejadian, bus dalam kondisi kosong karena seluruh penumpang telah dipindahkan ke armada lain. Lampu *hazard* juga telah dinyalakan sebagai tanda peringatan bagi pengguna jalan lainnya.
“Bus sudah mogok dan menepi sejak pagi. Penumpang sudah dialihkan semua. Posisi parkir dan sudah diberi tanda,” ujar Yoga Fransisko.
Kecelakaan bermula saat truk boks melaju dari arah timur dengan kecepatan tinggi. Diduga akibat pengemudi yang mengantuk, truk langsung menghantam bagian belakang bus dengan keras. Benturan tersebut menyebabkan bus terdorong hingga sejauh 50 meter, menabrak tiang Penerangan Jalan Umum (PJU), naik ke trotoar, hingga menghantam bangunan rumah warga.
Pasca-tabrakan, mesin bus dilaporkan sempat menyala secara tiba-tiba dan mengeluarkan asap hitam pekat, yang memicu kepanikan warga di sekitar lokasi. Proses evakuasi pengemudi truk berlangsung dramatis karena korban terjepit di dalam kabin kendaraan yang ringsek parah. Korban dinyatakan meninggal dunia saat proses evakuasi sedang berlangsung oleh petugas dan warga sekitar. Jenazah korban kemudian segera dilarikan ke RSUD Caruban untuk penanganan lebih lanjut.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, Ipda Andika Cahyono, mengonfirmasi fatalitas dalam kecelakaan tersebut. “Pengemudi truk mengalami luka berat dan meninggal di tempat,” kata Ipda Andika di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan. Sementara itu, proses evakuasi kedua kendaraan menggunakan truk derek memakan waktu sekitar satu jam karena kondisi kerusakan yang cukup parah. Penanganan ini sempat mengakibatkan arus lalu lintas di sekitar lokasi melambat. (arb)
