MADIUN | KABARPLUS – RSUD Caruban terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain meningkatkan sarana dan prasarana, juga peningkatan kemampuan para tenaga medis yang handal serta cekatan, RSUD Caruban kembali berinovasi dengan meluncurkan layanan secara online atau berbasis digital melalui layanan Solusi obat Tanya Online (SOTOO).
Layanan SOTOO ini menggunakan sarana whatsapp sebagai pelayanan informasi kepada masyarakat yang membutuhkan informasi terkait obat baik informasi pelayanan resep obat maupun informasi terkait cara penggunaan obat yang benar.

Pelayanan ini dapat diakses dengan menghubungi Nomer whatsapp layanan SOTOO yang tersedia, Kemudian, Operator layanan yang bertugas akan membantu memberikan informasi apa yang dibutuhkan. Dipastikan, petugas Apoteker akan melayaninya dengan sepenuh hati dan bersahabat, agar pasien tidak salah mengkonsumsinya dan pasien segera sembuh dari sakitnya
Petugas Apoteker RSUD Caruban, Gandis saat dikonfirmasi diruang kerjanya terkait aplikasi layanan Solusi Obat Tanya Online (SOTOO) ini memastikan, dengan adanya aplikasi online ini, masyarakat sangat terbantukan.
“Alhamdulillah, dengan adanya aplikasi ini,masyarakat yang berkonsultasi dengan kami sangat terbantukan, selain dimudahkan dengan layanan pengiriman, pasien juga tahu penggunaan obat yang kita kirim. Dengan begitu, pasien memahami penggunaan obat yang dikonsumsi,” ujar Gandis, Senin (16/3/2026).
Direktur RSUD Caruban, drg Farid Amirudin mengatakan, tujuan membuat aplikasi online tentang obat ini, agar masyarakat memahami tentang obat sekaligus keguannannya. Tidak hanya itu saja, aplikasi yang diluncurkan ini juga bermafaat sebagai ruang konsultasi terkait obat yang dikirim pihak RS kepada pasien.
“Dengan adanya inovasi ini, diharapkan dapat mengurangi antrian obat di RS. Selain itu, dengan inovasi ini, pasien bisa beraktifitas dirumah tanpa direpotkan dengan antrian,” ujar drg. Farid.
Tidak hanya itu saja, untuk pemberian layanan obat, RSUD juga membuatkan layanan online seperti layanan BAKSO (Bisa Ambil engKo SOre). Dengan tujuan, ketika pasien tidak bisa mengantri pengambilan obat pada pagi hari, pasien bisa mengambil pada waktu sore hari. RSUD memastikan, jika pelayanan pengambilan obat dilakukan sampai pukul 20.00 WIB
“Jika pasien juga tidak bisa mengambil obat sampai sore hari, pasien bisa menikmati layanan MAS TERNO, layanan ini dibuat oleh RSUD Caruban ketika pasien benar benar tidak bisa mengambil, dan pihak rumah sakit akan mengirimkan obat kepada pasien melalui layanan pengiriman PT.POS dan JNE,” tegas drg Farid. (arb)
