Suasana Kunjunhan Edukatif SMK Negeri 1 Pandaan ke Kantor LPS II Surabaya, Rabu (17/12/2025).
Spread the love

SURABAYA | KABARPLUS – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) II Surabaya berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus meningkatkan literasi keuangan di kalangan pelajar dan guru. Salah satunya pemberian literasi keuangan di hadapan 70 siswa dan guru SMK Negeri 1 Pandaan, melalui kunjungan edukatif ke Kantor LPS II Surabaya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama LPS dan OJK dalam menanamkan pemahaman dasar mengenai pengelolaan keuangan sejak dini. Literasi keuangan diharapkan dapat membekali generasi muda agar lebih cakap, bijak, dan aman dalam berinteraksi dengan produk dan layanan keuangan.

Kepala Kantor Perwakilan LPS II Surabaya Bambang S. Hidayat, menyambut baik kunjungan edukatif tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi pelajar, tetapi juga momentum untuk mengenalkan peran dan fungsi LPS secara lebih luas kepada masyarakat.

“Kami menyambut baik kegiatan literasi keuangan ini, terlebih karena menyasar pelajar sebagai generasi masa depan. Melalui kegiatan ini, LPS dapat mengenalkan tugas dan fungsi kami secara umum, sekaligus menegaskan pentingnya menabung di bank yang aman dan dijamin,” ujarnya di Surabaya, Rabu (17/12/2025).

Lebih lanjut disampaikan, bahwa koordinasi dan sinergi antara LPS dan OJK terus diperkuat dalam rangka menciptakan sistem keuangan yang stabil, inklusif, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri keuangan.

“Sinergi antara Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui kegiatan literasi ini tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan individu, namun juga merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan ekonomi bangsa,” ujarnya.

Diharapkan, pemahaman yang kuat tentang fungsi dan peran lembaga keuangan, risiko, serta cara pengelolaan utang dan investasi dapat tertanam erat, menjadikan generasi muda sebagai agen perubahan yang tidak hanya bijak dalam mengambil keputusan finansial pribadi, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi untuk berperan aktif dalam menciptakan dan menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Sementara itu, Kepala Program Studi Layanan Perbankan Syariah SMK Negeri 1 Pandaan Iswahyudi, menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan ini menjadi sarana strategis untuk menambah wawasan peserta didik, khususnya terkait industri yang berhubungan dengan sektor perbankan dan keuangan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai sarana pembelajaran langsung bagi siswa, agar mereka memahami lebih dekat dunia industri, khususnya yang berkaitan dengan perbankan dan keuangan,” jelasnya. (arb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *