MADIUN | KABARPLUS – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, Luthfi Hakim mengakui proses pemilihan Ketua PWI Madiun Raya patut diapresiasi karena cepat dan lancar. Sehingga, proses pemilihan Ketua PWI ini bisa menjadi contoh untuk wilayah lainnya.
“Proses pemilihan Ketua PWI wilayah Madiun Raya ini patut diapresiasi. Bagaimana tidak, antar anggota tidak ada rasa persaingan. Masing-masing anggota tidak ada yang berambisi untuk dipilih menjadi ketua. Sebaliknya, jika ada anggota yang ingin menjadi Ketua PWI langsung dipersilahkan. Baiknya lagi, jika ditunjuk menjadi ketua PWI, amanah itu dijalankan dengan sungguh-sungguh, ini harusnya bisa menjadi contoh untuk rekan rekan di wilayah lainnya “ujar Luthfi Hakim saat memberikan sambutan proses pemilihan ketua PWI Madiun Raya yang berlangsung di Hotel Aston Madiun, Kamis (04/12/2025).
Hal ini merujuk pada kejadian di sejumlah daerah di Jawa Timur, saat proses pemilihan Ketua PWI, Persaingan antar calon yang didukung anggotanya sangat terasa banget, bahkan sampai terjadi deadlock beberapa kali.”beda dengan di Madiun ini, antar anggota malah enggan jika ditunjuk menjadi Ketua PWI,” ujarnya.
Dijelaskannya, Pemilihan Ketua PWI di sejumlah daerah di Jawa Timur merupakan agenda rutin setiap tiga tahun. Tujuannya untuk menyegarkan organisasi melalui pemilihan pengurus baru, agar semakin baik dan semakin maju kedepannya.
Hasil Konferensi III PWI Madiun Raya menghasilkan nama Jumali dari Media Jatim Pos yang didapuk sebagai ketua secara aklamasi. Jumali menggantikan Siswo Widodo dari LKBN Antara yang sudah 2 periode menahkodai PWI Madiun Raya periode 2019-2022 dan 2022-2025. (arb)
Foto: Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, Luthfi Hakim saat memberikan sambutan dalam proses pemilihan ketua PWI Madiun Raya yang berlangsung di Hotel Aston Madiun, Kamis (p4/12/2025)
