PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun kembali melakukan pekerjaan vital berupa penggantian konstruksi rel kereta api yang berfungsi untuk mengalihkan jalur kereta dari satu rel kereta rel lainnya (wesel), tepatnya pada KM 122+600/700 Wesel Nomor 8 di Stasiun Blitar.
Spread the love

MADIUN | KABARPLUS – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun kembali melakukan penggantian konstruksi rel kereta api yang berfungsi untuk mengalihkan jalur kereta dari satu rel kereta rel lainnya (wesel). Pekerjaan vital ini dilakukan tepatnya pada KM 122+600/700 Wesel Nomor 8 di Stasiun Blitar.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menjelaskan bahwa penggantian ini bertujuan untuk memastikan seluruh komponen pendukung operasional berada dalam kondisi prima.

“Wesel sebagai mekanisme pemindah jalur kereta api adalah komponen yang sangat vital dalam pengaturan perpindahan jalur KA dan harus dipastikan berfungsi sempurna,” ujar Rokhmad pada Rabu (19/11/2025).

Menurutnya, aspek keselamatan mutlak menjadi prioritas utama dalam setiap operasional perjalanan. Prasarana yang andal adalah fondasi dari perjalanan yang aman dan nyaman.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun kembali melakukan pekerjaan vital berupa penggantian konstruksi rel kereta api yang berfungsi untuk mengalihkan jalur kereta dari satu rel kereta rel lainnya (wesel), tepatnya pada KM 122+600/700 Wesel Nomor 8 di Stasiun Blitar.

Oleh karenanya, ia memohon masyarakat bisa memaklumi bila ada dampak yang mungkin timbul selama proses pekerjaan penggantian wesel berlangsung. “Kami menyadari bahwa selama proses pekerjaan teknis ini mungkin terjadi pengaturan pola operasi yang berpotensi memengaruhi ketepatan jadwal perjalanan beberapa kereta api,” jelasnya.

Namun, KAI Daop 7 Madiun berupaya maksimal untuk melakukan koordinasi dan pengaturan pola operasi seefisien mungkin. “Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan oleh pelanggan setia kami selama pekerjaan berlangsung.”pungkasnya. (arb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *