Spread the love

MADIUN | KABARPLUS – Sepasang muda-mudi tepergok mesum di area parkir Masjid Quba Caruban (Senin, 8/9/2025) dan sempat menyulut emosi jamaah masjid. Untuk menghindari amuk massa, keduanya pun terpaksa diamankan ke kantor Satpol PP setempat.

Diketahui, keduanya masih berstatus pelajar dan mahasiswa. Saat tertangkap warga, pelaku laki-laki masih mengenakan seragam sekolah SMU. Sedangkan yang perempuan mengenakan kerudung. Mereka berinisial UD warga Geger, Kabupaten Madiun, yang diketahui berstatus pelajar dan pacarnya berinisial AI dari Desa Plumpung, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun yang diketahui berstatus mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Madiun.

Kecurigaan warga berawal dari keberadaan mobil Avanza warna hitam bernopol AE 1681 GT yang terparkir sejak pukul 09.00 WIB dan diketahui sedang menunggu salah satu rekannya. Sembari menunggu rekannya, melintas salah satu petugas keamanan masjid setempat dan pelaku pun menanyakan pasword id wifi kepada petugas tersebut.

Menurut Yogi, Satpam Masjid Quba yang pertama kali memergoki kejadian ini, beberapa menit kemudian, teman perempuan pelaku itu pun datang dengan berkerudung dan mengendarai motor Vario dengan nopol AE 6851 IV berwarna merah dan langsung masuk ke dalam mobil. Karena mobil tidak bergerak, Satpam Yogi kemudian mendekati mobil karena curiga terjadi sesuatu dengan mobil atau penumpangnya.

Saat berusaha mencari tahu kondisi dari kaca luar mobil, petugas keamanan masjid tersebut terkejut melihat remaja pria yang di dalam mobil sudah melepas celana panjang dan celana dalamnya.

“Pintu mobil saya ketuk dan tidak dibuka, malah pelaku membuka kaca mobil bagian depan. Mengetahui kaca mobil dibuka, tangan saya pun masuk dan tiba-tiba pelaku kembali menutup kaca mobilnya dan tangan saya sempat terjepit. Karena kesakitan, saya pun berontak dan menggedor pintu mobil, dengan maksud agar kaca mobil segera dibuka,”ujar Yogi.

Mendengar teriakan itu, beberapa pedagang sekitaran masjid Quba pun mendatanginya dan menolong satpam tersebut. Setelah keduanya bisa diamankan, pria yang di dalam mobil itu pun keluar nampak panik dan takut.

“Saya jangan diamankan pak, saya jangan dibawa ke kantor polisi. Lebih baik saya kalian pukuli saja, asal jangan dibawa ke kantor polisi,” ujar pelaku dengan paniknya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, keduanya terpaksa diamankan di kantor Satpol PP setempat dan kedua orang tua pelaku juga sudah dipanggil. Tangis orang tua kedua belah pihak pun pecah. Kedua orang tuanya tak menyangka, anaknya bisa berbuat serendah itu.

Plt. Sekretaris Dinas (Sekdin) Satpoll PP Madiun, Danny Yudi Setiawan, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan kedua pasangan muda mudi tersebut sudah dipertemukan dengan kedua orang tua masing-masing.

“Yang jelas, kedua orang tuanya sudah kami panggil, karena keduanya masih berstatus pelajar,” ujar Danny. (arb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *