Spread the love

MADIUN | KABARPLUS – Wali Kota Madiun Maidi memastikan akan mewujudkan sejumlah program prioritas bila kembali terpilih sebagai Wali Kota Madiun pada pilkada 27 November 2024 mendatang. Di antaranya, pembangunan saluran irigasi (drainase) yang ada di Kota Madiun menjadi lebih bersih dan baik.

“Saat ini yang masih berlangsung pembangunannya adalah pavingisasi jalan di perkampungan dan pemasangan lampu kita selesaikan,” ujar Maidi, Kamis (1/2/2024).

Berikutnya, menata keberadaan sungai sungai di Kota Madiun. “Untuk menata saluran atau sungai di Kota Madiun yang lebih bersih dan baik membutuhkan waktu kurang lebih 2 sampai 3 tahun,” terangnya.

Untuk menuntaskan program tersebut, dirinya sempat melihat peta saluran drainase yang ada di Kota Madiun guna mencocokan kondisi di lapangan. Faktanya, diketemukan sejumlah alih fungsi saluran drainase di Kota Madiun tersebut.

“Ada yang sudah didirikan rumah (di atas saluran) dan lain sebagainya. Jika persoalan ini tidak segera diselasaikan, ke depan pasti akan bermasalah terus. Saya optimis, jika sungai sungai yang ada di Kota Madiun ini bisa dibenahi akan menjadi indah dan bersih seperti sungai-sungai yang ada di luar negeri, di negara-negara maju,” imbuhnya.

Sedangkan, untuk saluran pembuangan limbah rumah tangga, nantinya akan dibangunkan saluran tersendiri. Sehingga air pembuangan limbah rumah tangga akan terpisah dengan air sungai.

“Konsep pembangunan drainase nantinya seperti sungai yang ada di PSC Kota Madiu, di mana pembuangan air limbah rumah tangga akan disalurkan terpisah melalui gorong-gorong. Selanjutnya di atas gorong gorong akan dibangun drainase khusus air sungai,”urainya.

Menurut dia, Sungai adalah aset dan bisa menjadi tempat wisata. Pengoptimalan setiap potensi untuk menjadi daya tarik wisata memang perlu. Apalagi, untuk daerah dengan sumber daya alam yang terbatas seperti Kota Madiun. Sungai yang dulunya kotor bisa diubah menjadi tempat wisata dengan ikon dunia. Kawasan itu pastinya akan terus dioptimalkan. Salah satunya, dengan melihat di negara lain.

‘’Ke depan, harus bisa kita lebih optimalkan lagi,’’ ungkapnya.

Maidi juga menyinggung soal budaya dan perilaku masyarakat luar negeri yang tertib dan disiplin. Salah satunya terlihat dari bagaimana kebersihan di daerah tersebut. Sungai yang bersih dari sampah, tak terlepas dari kedisiplinan masyarakatnya dalam hal membuang sampah.

‘’Sikap yang seperti ini yang mungkin masih perlu kita tingkatkan lagi. Kalau masyarakat tertib dan disiplin tentu tempat wisata kita juga akan lebih optimal,’’ pungkasnya. (arb/dio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *