Jember, Polres Jember terus meningkatkan operasi dalam mengantisipasi aksi balap liar di beberapa wilayah di perkotaan, terutama di wilayah Kaliwates, Patrang dan Sumbersari, dan hasilnya operasi yang dilakukan pada Jumat (24/6/2022) malam hingga Sabtu (25/6/2022) dinihari bersama dengan petugas gabungan yang dibackup oleh Kodim 0824 Jember, berhasil mengamankan 61 unit kendaraan roda 2.
Kapolres Jember AKBP. Hery Purnomo SIK. SH, yang memimpin langsung operasi ini mengatakan, bahwa aksi balap liar sangat membahayakan tidak hanya bagi pelaku balap liar, tapi juga pengendara lainnya, sehingga pihaknya akan terus melakukan operasi dan razia terhadap titik-titik yang selama ini sering dijadikan lokasi balap liar.
“Malam ini kami bersama anggota dan di backup oleh 1 SST pasukan dari Kodim 0824 Jember, melakukan operasi dan razia di beberapa titik yang selama ini berpotensi untuk dijadikan tempat balap liar, karena hal ini selain membahayakan diri sendiri (pembalap liar), juga membahayakan pengguna jalan lainnya dan meresahkan warga,” ujar Kapolres Jember AKBP. Hery Purnomo SIK. SH.
Jember, Polres Jember terus meningkatkan operasi dalam mengantisipasi aksi balap liar di beberapa wilayah di perkotaan, terutama di wilayah Kaliwates, Patrang dan Sumbersari, dan hasilnya operasi yang dilakukan pada Jumat (24/6/2022) malam hingga Sabtu (25/6/2022) dinihari bersama dengan petugas gabungan yang dibackup oleh Kodim 0824 Jember, berhasil mengamankan 61 unit kendaraan roda 2.
Kapolres Jember AKBP. Hery Purnomo SIK. SH, yang memimpin langsung operasi ini mengatakan, bahwa aksi balap liar sangat membahayakan tidak hanya bagi pelaku balap liar, tapi juga pengendara lainnya, sehingga pihaknya akan terus melakukan operasi dan razia terhadap titik-titik yang selama ini sering dijadikan lokasi balap liar.
“Malam ini kami bersama anggota dan di backup oleh 1 SST pasukan dari Kodim 0824 Jember, melakukan operasi dan razia di beberapa titik yang selama ini berpotensi untuk dijadikan tempat balap liar, karena hal ini selain membahayakan diri sendiri (pembalap liar), juga membahayakan pengguna jalan lainnya dan meresahkan warga,” ujar Kapolres Jember AKBP. Hery Purnomo SIK. SH.(**19/dn)