KABARPLUS, SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta meminta masyarakat benar-benar mematuhi PPKM Darurat saat ini yang berlaku 3-20 Juli 2021 mendatang. Kepatuhan ini adalah demi kemanusiaan dan keselamatan masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19.

Hal ini dikatakan Irjen Nico Rabu siang (7/7/2021) di sela pengecekan titik-titik penyekatan di sekitar Surabaya. Menurutnya, ada komponen-komponen yang terlibat dalam kepatuhan pelaksanaan PPKM Darurat ini. Komponen pertama dari pemerintah, di antaranya ada TNI, Polri dan pemerintah; selanjutnya komponen pengusaha, yaitu pengusaha yang termasuk esensial, non esensial, kritikal dan non kritikal; ketiga masyarakat; serta yang keempat dari bidang kesehatan.

“Empat komponen utama ini didukung oleh semua komponen, dan harus bekerja bersama-sama. Pemerintah mengeluarkan aturan, kami melaksanakan, masyarakat pendukung, kemudian pengusaha disektor non-esensial dan non-kritikal juga memberitahu pada karyawannya supaya tidak masuk kerja dulu, dapat diatur bekerja dari rumah. Sabar diam dulu di rumah,” tegasnya.

Bagi yang tidak termasuk sektor esensi dan kritikal, tujuannya adalah mengurangi penyebaran. Sebab sudah banyak korban yang sakit bahkan banyak yang meninggal. “Kami berharap dengan patuh aturan ini perlahan-lahan nanti akan bisa menurun angka positifnya. Jadi itu harapan kami, ayo kerja sama supaya kita bisa melandaikan angka pertambahan covid-19,” harap Irjen Nico.

Saat ditanya apakah masyarakat atau orang pekerja masih bisa bekerja di kantor. Kapolda menjawab bisa. “Mereka wajib melengkapi dengan surat ijin atau surat keterangan dari kantornya. Yang di bidang esensial ataupun kritikal. Jadi sementara yang di luar itu semua tutup dulu,” ucap Irjen Nico.

Pengusaha yang masuk kriteria esesial dan kritikal harus memanggil karyawannya memberitahukan untuk melengkapi dokumennya seperti surat keterangan bekerja dari perusahaan, surat hasil negatif swab antigen, baru bisa masuk.

“Kalau tidak ada membawa persyaratan itu tidak bisa, Saya tegaskan lagi, tidak bisa. Kita harus tegakkan aturan supaya menyelamatkan masyarakat,” tegasnya.

Kapolda mengharapkan agar seluruh masyarakat jawa timur mematuhi aturan yang sudah ditetapkan pemerintah, selama beberapa hari ke depan untuk tetap tinggal di rumah tidak bepergian sehingga angka aktif covid-19 dapat menurun dan ekonomi Jawa Timur kembali bangkit. (KP001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *