PONOROGO, KABARPLUS – Jaga jarak aman memang perlu dan penting. Bukan hanya untuk mencegah penularan covid-19, tapi juga agar lebih aman dalam berkendara. Jangan sampai seperti dua siswi di Ponorogo yang harus jatuh ke dalam parit karena bersenggolan dengan Anang.

Kapolsek Slahung AKP Haryono, Senin (8/3/2021) mengatakan, pada Senin pagi menjelang siang telah terjadi kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan. Yaitu sepeda motor Honda Vario 150 hitam AE 4284 VM dengan mobil pikap Mitsubishi L300 hitam AE 9303 SG. Tabrakan terjadi di selatan SPBU Nailan, tepatnya Jalan Ponorogo-Pacitan, Desa Nailan, Kecamatn Slahung, Kabupaten Ponorogo.

“Sekitar pukul 10.00 WIB terjadi kecelakaan antara sebuah sepeda motor yang pengendaranya berboncengan dengan sebuah mobil pikap,” ujar AKP Haryono.

Cabai Kering Jadi Buruan, Akibat Rawit Mahal

Dijelaskannya, kejadian bermula saat pengendara Vario, Niken (17) dan Nila (16) – keduanya warga Desa Kambeng yang juga siswi sebuah sekolah di Ponorogo-  berkendara dari dari arah selatan ke utara. Mereka melaju dengan kecepatan sedang.

Saat sampai di salah satu pertigaan barat jalan, muncul pikap Mitsubishi L300 yang dikemudikan Anang Sodikin, warga Desa Ngloning, Slahung, yang hendak masuk badan jalan dengan berbelok ke utara.

“Karena jarak yang terlalu dekat, sepeda motor tidak dapat menghindar dan terjadi kecelakaan,” ungkap AKP Haryono.

Khofifah Minta Sugiri Kawal Waduk Bendo

Akibatnya kedua remaja putri tesebut terpelanting ke kanan jalan atau sebelah timur. Keduanya jatuh ke parit yang dalamnya lebih dari 1,5 meter.

Beruntung keduanya tidak mengalami cidera yang fatal. Keduanya kemudian dilarikan ke Puskesmas Nailan untuk mendapatkan perawatan. (KP002/KP001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *