MADIUN, KABARPLUS – Pemerintah Kota Madiun mengklaim Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Madiun berjalan optimal. Hal itu terlihat dari penurunan kasus Covid-19 pada masa PPKM jilid ketiga di pekan pertama, Senin (15/2/2021).

Begitu pula dengan kasus kesembuhan terus meningkat. Tak pelak, zona hijau mendominasi wilayah RT di Kota Pendekar saat ini.

”Alhamdulillah, di Kota Madiun. 91,7% lebih zona hijau dan sisanya kuning,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi.

Karena Prokes, Petugas Hotel di Madiun Wajib Rapid Test Covid

Sementara untuk zona kuning, terdapat satu sampai lima rumah dengan kasus konfimasi positif dalam satu RT selama tujuh hari terakhir. Kendati begitu Wali Kota Maidi mengimbau untuk tidak lengah.

“Berbagai upaya akan terus kita tingkatkan untuk mempertahankan dan memperbanyak zona hijau di Kota Madiun.”pungkasnya.

Setidaknya terdapat 940 dari 1.025 RT di Kota Madiun masuk zona hijau saat ini. Sisanya, masuk zona kuning. Artinya, tidak ada kasus covid-19 di 940 RT tersebut dalam satu pekan terakhir.

118 Pedagang Dinyatakan Reaktif, Pasar Sayur Caruban ‘Dilockdown’

‘’Kita akan terus keliling untuk membagikan masker, penambah imun dan lainnya. Semoga yang masih kuning ini segera hijau dan yang hijau tetap bertahan,’’ harapnya.

Wali Kota Menjelaskan, Pemerintah terus berupaya maksimal. Mulai himbauan, pembagian masker dan penambah imun serta berbagai bantuan lainnya.

”Nah, masyarakat juga harus berperan. Paling tidak patuh dan disiplin setiap anjuran pemerintah,’’ jelasnya.

Maidi berharap PPKM cukup sampai yang ketiga dan tidak diperpanjang lagi. Pun, wali kota sudah menyiapkan berbagai kebijakan jika PPKM sudah tidak lagi diperpanjang. Salah satunya, terkait masalah pemadaman lampu. PJU maupun lampu wisata akan dinyalakan lebih lama jika PPKM berjalan maksimal sampai selesai nanti. Lampu wisata akan hidupkan sampai pukul 00.00.

‘’Saya mohon maaf karena lampu kita padamkan pukul 21.00. Tetapi ini berdampak luar biasa. Lampu padam mulai 21.00 agar masyarakat segera istirahat. Dan tidur di atas tujuh jam ini terbukti baik untuk imun yang ujungnya berdampak pada pengendalian Covid-19,’’ tukasnya sembari menyebut lampu PJU dihidupkan kembali pukul 01.00 untuk meminimalisir tindak kriminalitas. (KP006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *