PONOROGO, KABARPLUS – Kegiatan penghijauan yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ponorogo pada rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2021 mendapat apresiasi sejumlah kalangan. Mulai dari warga, kades hingga camat di Kecamatan Babadan, Ponorogo.

Hal ini terungkap saat PWI Ponorogo menggelar Peringatan HPN 2021 dengan penghijauan di bantaran Sungai Bengawan Solo masuk Desa Bareng, Kecamatan Babadan, Minggu (7/2/2021). Camat Babadan Suseno yang hadir pada penghijauan menyatakan langkah yang dilakukan oleh  par aanggota PWI Ponorogo patut diapresiasi. Harapannya kegiatan tersebut mampu ikut menggelorakan semangat warga untuk menjaga alam. Sebab, lingkungan hidup yang terjaga akan sangat besar dan luar biasa manfaatnya bagi warga sekitar dan seluruh manusia pada umumnya.

“Kepada masyarakat di bantaran sungai agar terus menerus menggerakkan  penanaman pohon sebagai penguat di bibir sungai. Kalao bia tanaman yang produktif sehingga bisa juga dinikmati hasilnya,”ujar Suseno.

Baca juga : Peringatan HPN 2021 PWI Ponorogo, dari Tanam Pohon Sampai Mengajar

Hal senada diungkapkan Kepala Desa Bareng Makmur Hafidz. Makmur menyatakan salut dengan  kegiatan yang dilakukan oleh PWI Ponorogo. Karena kegiatan penghijauan yang dipakukan PWI Ponorogo dilakasnakan di beberapa desa. Hal ini akan menjadi contoh dan motivasi untuk membangkitkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam di lingkungannya masing masing.

“Konservasi alam penting dilakukan dan harus berkelanjutan. Karena selain berdampak pada pengurangan bencana, juga bisa membentuk keindahan serta bisa berdampak ekonomi,” terang Makmur Hafidz

Ketua PWI Ponorogo Hadi Ade Sanyoto menambahkan, khusus pada kegiatan penghijauan, PWI Ponorogo bekerja sama dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) Harapan Desa Lembah, Babadan. Para ibu tani setempat yang menjadi binaan salah satu wartawan anggota PWI juga sangat antusias untuk membuat benih bermacam tanaman. Mulai dari sengon, nangka, tabebuya hingga ketapang kencana.

Bahkan, bibit pohon yang dihasilkan tidak hanya ditanam di desa-desa yang menjadi lokasi penghijauan HPN 2021 PWI Ponorogo, tapi juga di desa-desa lain yang membutuhkan bibit pohon untuk konservasi lahan.

“Para ibu tersebut mengumpulkan biji, menyemai dan menumbuhkan bibit pohon yang akan kita tanam. Jumlahnya ribuan. Lalu pada HPN kali ini kita tanam di Desa Purwosari (Babadan), Prajegan (Sukorejo) dan Bareng (Babadan). Tapi ternyata dari desa lain juga berminat sehingga juga kami salurkan ke desa tersebut,” ungkap Ade. (KP001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *