PONOROGO, KABARPLUS – Covid-19 itu nyata dan berbahaya. Sudah banyak korban berjatuhan, sampai meninggal dunia. Butuh kerja keras, kekompakan dan kepedulian dari semua pihak untuk bisa menghadapinya. Disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan adalah salah satu cara terbaik dalam menghadapi pandemi covid-19 ini.

Inilah pernyataan Pemkab Ponorogo melalui Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Soedjarno dalam rilis pers tentang perkembangan kasus covid-19 di wilayahnya tertanggal Selasa (24/11/2020). Dalam rilis tersebut disebutkan, hingga Selasa malam, jumlah kasus aktif covid-19 di Ponorogo mencapai 50 orang. Jumlah ini ‘meledak’ dari dua pekan lalu yang hanya encapai 7 orang pasien dalamkasus aktif covid-19

Pada hari tersebut, ada tambahan 11 orang pasien baru yang terkonfirmasi positif. Namun pada hari yang sama terdapat tujuh orang yang mengalami kesembuhan. Mereka adalah pasien nomor 541, 550, 554, 559, 567, 569, dan 570.

Dengan demikian, total kasus sampai Selasa (24/11/2020) mencapai 612 pasien, sembuh 539 pasien, meninggal 23 pasien dan pasien isolasi 50 orang.

“Jangan segan untuk menegur orang di sekitar kita yang tidak disiplin terhadap protokol kesehatan. Mari kita saling menjaga, saling peduli, saling bekerja sama dan saling melindungi untuk mewujudkan Ponorogo Bebas Covid-19,” ungkap Soedjarno, Rabu (25/11/2020).

Pemkab Ponorogo juga memberikan imbauan untuk meningkatkan terus kewaspadaan untuk mencegah penularan, menghindari kerumunan dan menjauhi keramaian, selalu memakai masker di manapun berada dan rajin-rajinlah cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah melakukan kegiatan apapun. (kp001)

 

Berikut data perkembangan covid-19 Ponorogo Per Selasa (24/11/2020)

TOTAL KASUS = 612 (bertambah 11 orang)

SEMBUH = 539 (88,07%, bertambah 7 orang)

MENINGGAL = 23 (3,76%)

ISOLASI = 50 (8,17%, bertambah 11 orang)

 

Berikut data 11 pasien baru Covid-19 Ponorogo Per Selasa (24/11/2020)

  • 1 orang dari Wilayah Kec. Badegan.

Merupakan pasien dengan Swab Tes Mandiri di Laboratorium RSUA sepulang dari Kalimantan karena istri melahirkan, dan hasilnya dinyatakan konfirm covid-19.

  • 6 orang dari Wilayah Kec. Jenangan (3), Kec. Sukorejo (2), Kec. Pulung (1).

Merupakan pasien hasil dari tracing kontak erat kasus sebelumnya.

  • 1 orang dari Wilayah Kec. Balong.

Merupakan pasien dengan hasil rapid tes reaktif untuk keperluan pekerjaan ke Kalimantan. Setelah di lakukan pengambilan swab untuk pemeriksaan pcr hasilnya dinyatakan konfirm covid-19.

  • 3 orang dari Wilayah Kec. Babadan.

Ketiganya merupakan pasien satu keluarga dengan swab tes mandiri karena habis takziah dari rumah kerabat yang meninggal dunia yang ternyata terkonfirmasi covid-19. Hasil dari Pemeriksaan PCR ketiga orang tersebut semuanya dinyatakan konfirm covid-19.

(sumber data : rilis pers bupati ponorogo 25/11/2020)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *