Spread the love

MADIUN | KABARPLUS – Belasan siswa SMP Negeri 2 Kare, Desa Morang, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, kembali mengalami kesurupan massal. Peristiwa itu terjadi saat para murid melaksanakan upacara Sumpah Pemuda pada Senin (28/10) sekitar pukul 08.00 WIB.

Akibat kejadian ini, pihak sekolah terpaksa memulangkan sekitar 295 siswa lainnya lebih awal demi menjaga ketertiban dan ketenangan lingkungan sekolah.

Menurut Kepala SMP Negeri 2 Kare, Jumari, peristiwa ini terjadi ketika pembina upacara tengah memberikan sambutan. Tanpa peringatan, satu siswi tiba-tiba pingsan, diikuti oleh belasan lainnya yang turut jatuh pingsan hampir bersamaan.

“Awalnya pada saat upacara, banyak siswi yang pingsan hampir bersmaan, kemudian ada yang berteriak juga,” ujarnya.

Beberapa siswi bahkan berteriak histeris, membuat sejumlah guru dan siswa lain panik dan segera mengampiri siswi yang diduga kesurupan tersebut.

Para guru dan murid saling berupaya menenangkan siswi yang mengalami kesurupan dengan membawa mereka ke ruang kelas terdekat.

Kejadian kesurupan massal ini sebelumnya pernah terjadi ditempat yang sama, tepatnya pada tahun 2015 lalu, dimana puluhan siswa kesurupan massal itu mulai Jumat (06/03/2015) ada 5 pelajar, disusul Sabtu (07/03/2015) ada 11 pelajar, dan pada Minggu (08/03/2015) sebanyak 11 pelajar, dan Senin (30/03/2015) kembali 5 pelajar. Rinciannya untuk korban kesurupan terakhir, 4 siswi dan seorang siswa kelas 9 SMP Negeri 2 Kare.(arb)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *