Spread the love

MADIUN | KABARPLUS – Bupati Madiun Hari Wuryanto kembali menggelar mutasi besar-besaran pejabat di lingkup Pemkab Madiun. Sebelumnya, belasan pejabat pimpinan tinggi pratama sudah terlebih dahulu digeser. Berikutnya, mengisi 4 jabatan tinggi Pratama yang kosong. Kali ini, giliran 173 pejabat administrator dan pengawas terkena imbas bersih-bersih jabatan. Mutasi berlangsung di Pendopo Muda Graha, Rabu (17/9/2025) pukul 16.00 WIB.

Dari ratusan pejabat yang digeser, sebanyak 14 camat semua ikut dikocok ulang dan menyisakan sru camat yang tetap bertahan di wilayahnya. Kocok ulang jabatan camat besar-besaran ini disinyalir efek dari Pilkada Kabupaten Madiun tahun lalu.

Meski demikian, Bupati Madiun membantah hal ini. Dikatakannya, mutasi jabatan hal yang lumrah dan sebagai bentuk Penyegaran sekaligus promosi jabatan. “Ya sebenarnya, pergeseran camat hal yang biasa, bayangkan ada camat yang sudah menjabat hampir 6 tahun. Kalau tidak diganti atau digeser, pengetahuane lak gak mundak mundak,” ujar Hari Wuryanto.

Diakuinya, ada beberapa camat yang digeser posisinya dan ada beberapa camat yang memang perlu diganti. “Mungkin yang digeser atau pindah wilayah, baru menjabat sebagai camat 3 tahun. Kalau yang lama lama ya kita mutasi semuanya,” jelas Bupati Madiun yang akrab disapa Hari Wur.

Dikatakannya, Pemkab Madiun sudah mengajukan izin pagi hari, siang kemudian, turun izin dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) pada Rabu (17/9/2025). Kebetulan momentum mutasi ini berbarengan dengan pergeseran yang dilakukan Presiden RI dengan mengganti salah satu menterinya.

“Untuk mutasi kali ini, tidak memilih hari yang spesial, mutasi kita barengkan dengan momentum pergantian salah satu menteri di Kabinet Presiden Prabowo Subianto,” pungkasnya.

Hari Wuryanto berpesan pada pejabat yang baru dilantiknya, agar seseorang tidak meminta jabatan. Namun bila sudah diberi amanah, tidak boleh menolak dan wajib dijalankan dengan sungguh-sungguh.

Hal ini sesuai kutipan pesan salah satu sahabat sahabat Nabi Muhammad SAW, Abdurrahman “Kalau diberi tugas, jalankan dengan sebaik-baiknya. Itu teladan yang perlu kita pegang,” tegasnya. (arb)

Berikut daftar camat yang mengalami rotasi

Yudha Dwi Andrianto – Dolopo

Mukhlis Sarengat – Kebonsari

Dodi Setiawan – Geger

Djoko Susilo – Dagangan

Basudewo Aji Pamungkas – Wungu

Suharso – Kare

Susilo Agus Subagiyo – Gemarang

Puguh Wijayanto – Jiwan

Muksin Harjoko – Madiun

Maskuryatim – Wonoasri

Suci Wuryani – Balerejo

Hery Fajar Nugroho – Mejayan

Edy Sudargo – Pilangkenceng

Heri Kurniawan – Saradan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *