Spread the love

MADIUN | KABARPLUS – RSUD Caruban Kabupaten Madiun resmi membuka ruang rawat inap bagi pasien gila atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Ruang rawat inap ODGJ berada di kompleks RSUD paling selatan, berjauhan dengan perawatan pasien umum. Sedangkan kapasitasnya sebanyak 22 tempat tidur dengan pemisah tembok antara satu pasien dengan lainnya.

“Dibukanya ruang rawat inap jiwa ini selain untuk menangani pasien gangguan jiwa (ODGJ) juga untuk pasien ketergantungan NAPZA.” ujar Direktur RSUD Caruban, drg. Farid Amirudin, Kamis (12/1/2023).

Menurut Farid, Dibukanya ruang rawat inap bagi pasien gangguan jiwa ini sebagai upaya pihak RSUD Caruban dalam memberikan pelayanan prima terhadap pasien-pasien yang mengalami gangguan kejiwaan.

“Untuk tenaga medisnya, Pihak RSUD Caruban sudah memiliki tenaga medis khusus gangguan jiwa. Untuk petugas ada yang berjaga setiap shiftnya dan ada juga keamanan untuk mengamankan pasien,” lanjutnya.

Disinggung untuk pembiayaan bagi pasien ODGJ, Farid menjelaskan, jika pasien ODGJ dibiayai melalui BPJS.

“Selain ditanggung BPJS, Untuk warga Madiun, Pemerintah Daerah melalui Dinas terkait yakni Dinas Kesehatan juga memberikan bantuan biaya perawatan bagi pasien ODGJ.”imbuhnya..

Farid berharap, dengan dibukanya ruang rawat inap jiwa ini dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Madiun. Khususnya dalam penanganan gangguan jiwa dan ketergantungan NAPZA.

“Sampai hari ini sudah ada 4 pasien yang dirawat diruang gangguan jiwa ini,” kata Farid (arb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *