KABARPLUS, PONOROGO – Polres Ponorogo melakukan penyekatan di sejumlah titik perbatasan untuk membatasi akses masuk sejak Sabtu (3/7/2021). Penutupan sejumlah jalur dalam kota juga dilakukan. Hal ini sebagai upaya membatasi segala bentuk kegiatan maupun mobilitas masyarakat di Ponorogo terkait pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, 3-20 Juli 2021.

“Pengendalian ini berbarengan dengan Operasi Aman Nusa II dalam rangka mendukung penanganan PPKM Darurat untuk menangani pandemi covid-19,” ucap Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis di sela peninjauan pos penyekatan PPKM Darurat yang berada di perbatasan Ponorogo-Trenggalek dan penutupan jalur di Terminal Seloaji Minggu Malam (4/7/2021)

Pembatasan mobilitas ini dengan pembangunan pos penyekatan ini bertujuan menghindari kerumunan masyarakat. Ini mengingat daerah tersebut memiliki arus lalu lintas yang cukup ramai.

AKBP Nur Azis juga melakukan peninjauan di posko penyekatan di Posko PPKM Mikro. Yaitu yang berada di Perum Bumi Citra Praja, Kelurahan Beduri, Kecamatan Ponorogo Kota, dan RT 2/ RW 2, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan. Posko lain yang ditinjau Kapolres yaitu pos penyekatan malam hari yang berada di simpang Ngepos, Pegadaian, Jalan Imam Bonjol dan posko Jalan HOS Cokroaminoto.

Kapolres juga memberikan imbauan dan edukasi kepada personel agar dalam melaksanakan tugas dengan baik dan selalu menerapkan protokol kesehatan saat bertugas di posko. “Jalankan tugas dengan baik. Dan yang terpenting selalu menerapkan protokol kesehatan saat bertugas di posko,” kata AKBP Azis. (KP001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *