Kam. Nov 26th, 2020

Jakarta(kabarplus.com)– Sasa, salah satu perusahaan Indonesia yang membuat, bukan hanya bumbu
penyedap, namun juga produk-produk lainnya seperti, tepung bumbu, santan, sambal, dan juga produk
Sasa lainnya, menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai hasil aksi nyata
dalam membantu pemerintah memerangi COVID-19.Selasa ( 16 /11/2020 )

Sasa melalui program Sasa Care Travelermembagikan alat pelindung diri berupa face shield dan masker kain di obyek-obyek wisata serta melakukan edukasi kepada para pekerja harian, pedagang ataupun pengrajin yang ada di lokasi obyek
wisata tersebut sebagai bentuk kepedulian Sasa pada sektor pariwisata Indonesia yang sangat terdampak
oleh pandemi.

Kegiatan tersebut menerima penghargaan MURI sebagai pemegang rekor pembagian
masker terbanyak dalam 1 hari yang dilakukan serentak di berbagai lokasi Stasiun Kereta Api (KA).
Program pencetak rekor ini dilakukan di tiga (3) stasiun tersibuk di Jabodetabek, yaitu Stasiun Jakarta
Kota, Tanah Abang, dan Bogor.

Sasa membagikan tidak hanya masker dan face shield, tetapi juga sebuah kipas berisikan resep makanan yang dapat meningkatkan imunitas. Selain itu, Sasa juga berhasilmemenuhi targetnya dalam membagikan tiga ribu helai masker dan face shield dalam total waktu dibawah 100 menit.


Corporate Communication Manager PT Sasa Inti, Rida Atmiyanti mengatakan, “Pandemi masih belum
selesai, tetapi ini menjadi alasan kenapa kami harus tetap bergerak membantu masyarakat Indonesia yang
terdampak agar mereka mengerti bagaimana cara untuk tetap sehat dan semangat beraktivitas di era
yang penuh tantangan baru ini. Untuk itulah, Sasa melalui Sasa Care Traveler juga bekerja sama dengan
para mahasiswa fakultas kedokteran dari beberapa universitas di Jakarta memberikan penyuluhan singkat
mengenai protokol kesehatan kepada para pekerja harian, pedagang, maupun pengrajin di sekitar obyek
wisata tersebut.”

Selain memberikan edukasi kesehatan dan membagikan APD di masa pandemi, program ini juga bertujuan
menghasilkan konten media sosial yang membangkitkan kerinduan masyarakat Indonesia mengenai lokasi
obyek wisata tersebut.

“Kegiatan Sasa Care Traveler ini kami lakukan untuk mengangkat setiap keunikan budaya lokal dari masyarakat setempat serta mendorong minat dan ketertarikan masyarakat Indonesia untuk kembali mengunjungi obyek-obyekwisata Indonesia setelah pandemi usai agar kembali ramai dikunjungi.”kata Presiden Direktur PT Sasa Inti, Rudolf Tjandra

Rekor MURI ini menjadi bukti kerja nyata dari rangkaian kegiatan kepedulian Sasa Care Traveler kepada masyarakat Indonesia, khususnya pada sektor pariwisata yang tidak hanya di Jakarta, tetapi juga diTangerang dan Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dilakukan di Pasar Ikan Muara Baru, Kota TuaJakarta, Pasar Lama Tangerang, Pasar Kue Subuh Senen, Pusat Lesehan Melawai, Pasar Ular TanjungPriok, Petak Sembilan Glodok, Pasar Baru, dan berbagai lokasi wisata di Semarang seperti Taman
Indonesia Kaya, Lawang Sewu, Balai Kota Semarang, Kota Lama Semarang, dan Galeri Batik Meteseh.

Hal ini tentunya juga sejalan dengan program Pemerintah Indonesia yang berkomitmen untuk
memulihkan pariwisata Indonesia di era kenormalan baru.1

“Rangkaian kegiatan ini mendukung program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) yang berfokus pada segmen wisatawan”ucapnya

nusantara (wisnus) sebagai langkah awal pemulihan sektor pariwisata yang terdampak pandemi COVID-
19 lewat kampanye #DiIndonesiaAja. Wisnus ini akan menjadi harapan bagi percepatan pemulihan sektor pariwisata Indonesia dalam mengajak wisatawan domestik untuk berwisata di dalam negeri dengan tetap menegakkan protokol Cleanliness, Health, and Safety (CHS).

Ini juga menjadi awalan baru bagi kami untukbisa melaksanakan program yang dulu bersifat charity hingga menjadi program yang memiliki manfaatberkelanjutan (sustainability) serta memberi nilai manfaat bagi perusahaan (Corporate Social Value),”
ungkap Rudolf Tjandra saat ditanya mengenai salah satu alasan Sasa melakukan inisiatif Sasa Care
Traveler sebagai salah satu langkah awal memulihkan obyek wisata di Indonesia yang terdampak
pandemi.

Oleh karena itu, Sasa melalui kegiatan Sasa Care Traveler ingin memberikan pengalaman edukatif tak
terlupakan bagi masyarakat setempat serta terus melakukan inisiatif digital untuk menginspirasi
wisatawan nusantara sehingga saat kondisi sudah memungkinkan untuk melakukan pariwisata, mereka
akan memilih berlibur dan berwisata di Indonesia dengan segala kearifan lokalnya.(dn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *