Lepas Subuh, Warga Madiun Ditemukan Tewas di Dekat Aloon-Aloon Ponorogo

Sesosok mayat yang belakangan diketahui bernama Lamiran, warga Madiun, diketemukan warga di kat Aloon-Aloon Ponorogo, Kamis (2/1/2020)

KABARPLUS – Pagi hari lepas subuh, Kamis (2/1/2020), warga sekitar Aloon-Aloon Ponorogo, Jawa Timur, dibuat terkejut dengan temuan sesosok mayat. Tubuh tak bernyawa ini didapati pertama kali oleh warga yang sedang melintas di kawasan tersebut.

Keberadaan mayat ini pertama kali diketahui oleh Bonasri, warga Kecamatan Balong, Ponorogo, sekitar pukul 05.00. Belakangan, mayat tersebut diketahui bernama Lamiran, 58, warga Desa Bakur, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tengkurap dengan hidung mengeluarkan darah.

Saat itu, Lamiran masih mengenakan sandal warna putih biru, membawa ponsel merek Samsung  warna putih, ponsel merek Nokia warna hitam, mengenakan kaos lengan pendek warna biru dongker, dan celana trainingsport  warna hitam. Di dekat korban terparkir sebuah sepeda motor mereka Honda jenis Vario dengan nomor polisi AE 4022 VH yang diketahui milik Lamiran.

Kasubag humas Polres Ponorogo Iptu Edy Sucipta mengatakan, setelah menerima laporan warga, petugas dari Polsek Ponorogo segera meluncur ke lokasi temuan mayat untuk melakukan oleh tempat kejadian perkara (Olah TKP). Selain ciri tubuh, pakaian dan motor, petugas juga menemukan obat penghilang rasa nyeri merek mefenimic acid yang ada di sakunya.

“Korban diketahui oleh pelapor ada di dekat kiosnya pada hampir pukul 05.00 pagi. Saat itu, pelapor melintasi Jalan Jenderal Sudirman (selatan Aloon-Aloon Ponorogo) dan mengetahui korban tergeletak di depan kios milik Sahid (warga Kelurahan Pakunden) dalam keadaan tengkurap,” terang Iptu Edy . 

Saat diperiksa petugas, Lamiran sudah dalam keadaan meninggal. Namun, belum bisa disimpulkan berapa lama Lamiran sudah meninggal sebelum diketemukan oleh warga. “Dari hasil riksa (periksa) medis korban diduga meninggal karenaserangan jantung. Adapun luka lecet di jari telunjuk kaki dan luka di hidung diduga karena posisi korban terjatuh di trotoar,” jelasnya. Jenasah korban kemudian dibawa ke RSUD dr Harjono Ponorogo untuk divisum. (kabarplus001)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *